Hayden Paddon Berharap Mendapat Kesempatan Rally Gravel Bersama Hyundai
Hayden Paddon tetap berharap bahwa Rally Jepang tidak akan menjadi penampilan Rally1 terakhirnya dengan Hyundai, dengan pebalap asal Selandia Baru itu sangat ingin mendapat kesempatan untuk bersaing di jalur gravel.
Dalam kembaliannya ke reli kelas teratas sejak tahun 2018, Paddon bergabung dengan Hyundai dalam satu penerbangan pabrik ketiga bersama Dani Sordo dan Esapekka Lappi.
Prestasi di Ajang Asphalt dan Harapan di Sirkuit Gravel
Meskipun awalnya Hyundai menyetujui kesepakatan dengan Paddon untuk balapan di lintasan asphalt di Monte Carlo, Kroasia, dan balapan terakhir di Jepang, pengalaman Paddon dengan mobil i20 N Rally1 masih terbilang baru, sekalipun gravel merupakan sirkuit favoritnya.
Di lintasan asphalt, Paddon dan navigator John Kennard berhasil membawa Hyundai meraih hasil terbaik musim ini dengan finis ketiga di Kroasia.
Walau balapan di Jepang menjadi penampilan terakhir Paddon, pebalap berusia 39 tahun tersebut sangat berharap mendapat kesempatan di jalur gravel dan telah menunjuk ronde di Paraguay atau Chili sebagai opsi pilihannya.
Paddon yang hingga saat ini hanya meraih satu kemenangan di WRC yaitu di Amerika Selatan, di mana dia menjadi juara di Argentina untuk Hyundai pada tahun 2016, menyatakan, “Saya ingin [melakukan ronde lain] tentu, tetapi saat ini belum ada kesepakatan. Kita harus menunggu.”
Keputusan Tim dan Harapan Paddon
Paddon tambah, “Pada akhirnya, tim lah yang membuat keputusan terbaik untuk tim, dan saya akan mendukung apapun itu. Semoga saya bisa membantu sedikit dalam uji coba untuk persiapan tahun depan.”
Hyundai telah mengkonfirmasi bahwa Sordo akan mengambil alih kursi ketiga untuk ronde berikutnya di lintasan gravel di Yunani, sementara diperkirakan Lappi akan mempiloti mobil tersebut di Estonia dan Finlandia. Ini berarti ronde di Paraguay, Chili, Sardinia, dan Arab Saudi masih dalam tahap penentuan.
Menyimpulkan kembali penampilannya di WRC, Paddon merasa telah melakukan segala yang diminta darinya dalam situasi yang sulit.
“Ini telah menjadi tiga reli paling menantang di lintasan asphalt, tetapi kami mencoba menghadapi tantangan ini dengan sebaik mungkin. Kami telah berkembang dan saya rasa kecepatan kami semakin membaik setiap reli dan kami telah meraih beberapa hasil bagus. Kami telah melakukan segala sesuatu yang diminta dari kami.”
Source link: Disini





