Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di TikTok dan Telegram: Bahaya Klik Tautan Mencurigakan

by -86 Views

Video berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” dengan label “Full No Sensor” telah menjadi viral dan menimbulkan kekhawatiran bagi pakar keamanan siber. Video yang berdurasi sekitar tujuh menit ini tersebar luas di berbagai platform seperti TikTok, Twitter, dan Telegram dengan narasi provokatif yang disinyalir sebagai jebakan kejahatan digital.

Pakar keamanan siber mengingatkan bahwa istilah “Full No Sensor” seringkali digunakan sebagai trik untuk memancing pengguna melakukan klik pada tautan yang berpotensi berisi phishing, malware, atau ransomware. Konten yang terkait dengan narasi seperti “Versi Kebun Sawit” atau “Part 2 di Dapur” belum dapat dipastikan keasliannya dan diduga kuat sebagai manipulasi.

Ancaman utama dari membuka tautan mencurigakan tersebut adalah potensi pencurian data pribadi. Pelaku kejahatan siber bisa saja mengakses perangkat pengguna, mencuri kode OTP, atau bahkan mengambil alih aplikasi perbankan digital yang mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan.

Tak hanya risiko teknis, tetapi juga konsekuensi hukum yang serius mengintai bagi masyarakat yang menyebarkan tautan tersebut. Menurut regulasi hukum, menyebarkan konten asusila dapat berujung pada pidana penjara. Pelaku penyebaran konten ilegal bisa dikenakan sanksi hingga enam tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.

Masyarakat diharapkan untuk lebih bijak dalam menghadapi fenomena viral dan meningkatkan literasi digital mereka. Melakukan verifikasi informasi sebelum membuka tautan dari sumber yang tidak jelas menjadi langkah penting untuk menghindari jebakan siber yang berpotensi merugikan secara pribadi maupun hukum.

Source link