Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memberikan pernyataan terkait perang melawan Iran. Dalam wawancaranya dengan Fox News, Trump mengklaim bahwa operasi militer AS dalam konflik tersebut telah berjalan jauh lebih cepat dari rencana semula dan hampir 90 persen rudal Iran berhasil dihancurkan. Ketika ditanya mengenai laporan yang menyatakan bahwa pemerintahan Iran kemungkinan tidak akan runtuh dalam waktu dekat, Trump mengakui bahwa hal tersebut merupakan tantangan besar, namun ia yakin perubahan akan terjadi meskipun tidak dalam waktu yang dekat. Menanggapi pertanyaan tentang persediaan uranium yang diperkaya oleh Iran, Trump mengatakan AS saat ini tidak fokus pada hal tersebut, namun tidak menutup kemungkinan fokus pada hal itu di masa depan. Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat terutama setelah serangan udara bersama oleh Israel dan Amerika Serikat kepada Iran. Otoritas Iran menyatakan serangan tersebut menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Ali Khamenei, pemimpin tertinggi saat itu, serta melukai ribuan lainnya. Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan beberapa negara di sekitarnya, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada infrastruktur sipil. Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan juga mencatat bahwa Iran adalah bangsa yang kuat dan memiliki drone yang dioperasikan dari bawah laut.
Trump Sebut Militer AS Hancurkan 90% Rudal Iran





