Tips Mengatasi Konflik di Sekolah dengan Bijak

by -77 Views

Kemenkes Ungkap Dokter dengan Masalah Kesehatan Jiwa

Pada Sabtu, 5 September 2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap hasil skrining kesehatan jiwa terhadap dokter yang akan menjalankan tugas. Dari pemeriksaan tersebut, terungkap bahwa 7,2 persen dokter memiliki kondisi kesehatan jiwa yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Skrining dengan MMPI

Proses skrining dilakukan menggunakan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), termasuk pada dokter yang akan bertugas dalam program intensif. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa dokter sebelum mereka mulai menjalankan tugas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 92,8 persen dokter memiliki kondisi kesehatan mental yang baik. Namun, 7,2 persen lainnya menunjukkan kondisi kesehatan mental yang perlu evaluasi lebih lanjut.

Faktor dan Upaya Lanjutan

Temuan ini menjadi sorotan karena dokter, terutama mereka dalam pendidikan kedokteran, menghadapi tuntutan akademik dan profesional yang tinggi. Meskipun demikian, Dante menekankan agar masyarakat tidak langsung menghubungkan kondisi kesehatan jiwa dokter dengan perundungan atau bullying.

Dante mencatat bahwa ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi kesehatan mental dokter, termasuk tekanan selama masa pendidikan kedokteran. Kemenkes akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan kedokteran untuk mencegah tekanan berlebihan pada peserta didik.

Tindakan pencegahan juga akan dilakukan dengan kembali melakukan skrining kesehatan jiwa saat dokter memasuki pendidikan spesialis. Hal ini bertujuan sebagai upaya deteksi dini masalah kesehatan mental di lingkungan pendidikan kedokteran.

Source link