Tim Mayer telah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden FIA dalam pemilihan akhir tahun ini. Namun, upayanya terhenti karena persyaratan masing-masing kandidat harus menyerahkan daftar calon wakil presiden olahraga dari enam wilayah global FIA. Hanya ada satu kandidat dari Amerika Selatan, yakni Fabiana Ecclestone, istri Bernie, yang telah dikonfirmasi mendukung Ben Sulayem. Hal ini berarti bahwa Uni Emirat Arab akan memasuki masa jabatan kedua sebagai presiden setelah terpilih pada 2021.
Mayer menyayangkan hanya sedikit kandidat dari Amerika Selatan dan Afrika, serta penurunan jumlah anggota yang memenuhi syarat dari 40 orang pada 2021 menjadi 29 orang untuk 2025. Ia mempertanyakan perubahan tersebut dan mencurigai kemungkinan tekanan atau janji yang tidak sesuai agar klub-klub anggota tidak lagi aktif dalam olahraga tersebut. Mayer juga meragukan legitimasi proses pemilihan dan mengkritik kurangnya demokrasi dalam sistem tersebut.
Meskipun FIA mencoba merespons klaim Mayer dengan menyatakan bahwa pemilihan presiden mematuhi aturan dan kelayakan yang telah ditentukan sebelumnya, banyak orang tetap ragu atas keabsahan proses pemilihan tersebut. Mayer sangat memperhatikan pentingnya demokrasi, pelayanan yang berkeadilan, dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh federasi. Meski masih tidak pasti apakah Mayer akan mencalonkan diri lagi pada 2029, ia bersikeras untuk terus memperjuangkan FIA agar menjadi organisasi yang benar-benar demokratis, adil, dan terbuka.





