Badan Gizi Nasional Siap Melakukan Penataan 27 Ribu SPPG Program Makan Bergizi Gratis
Pada Sabtu, 18 Juli 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan rencananya untuk menata sekitar 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil setelah BGN menghentikan sementara kerja sama dengan mitra sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan tata kelola program.
Penataan dan Evaluasi SPPG
Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono menjelaskan bahwa penghentian kerja sama tersebut bersifat sementara, bukan pemutusan permanen. Menurutnya, seluruh SPPG akan diperiksa ulang untuk memastikan operasionalnya sesuai standar yang ditetapkan BGN.
Proses evaluasi juga mencakup SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan optimal di seluruh Indonesia. BGN tetap membuka ruang komunikasi dengan mitra, namun akan dilakukan setelah proses pembenahan berlangsung.
Komitmen Untuk Perbaikan Program MBG
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah akan mengkaji berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program MBG setelah rapat bersama Presiden Prabowo Subianto. Evaluasi akan mencakup dugaan penyalahgunaan program dan persoalan lokasi SPPG yang belum memiliki dapur operasional.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.


