Pada Jumat malam, 2 Januari 2026, Keuskupan Labuan Bajo Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan aksi doa bersama dengan 1000 lilin di Marina Waterfront. Doa rosario dan penyalaan lilin ini dilakukan sebagai ungkapan empati kepada keluarga korban asal Spanyol dalam insiden kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar serta dukungan moral untuk tim SAR.
Tim SAR gabungan telah mencari pelatih sepak bola wanita Valencia CF Spanyol, Martin Carerras, dan dua anaknya yang hilang sejak Jumat malam, 26 Desember 2025 selama delapan hari di perairan Pulau Padar. Romo Hermen Sanusi sebagai Ketua Kateketik Keuskupan Labuan Fajo menyatakan bahwa kekuatan doa dan penyalaan lilin ini diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga korban dan juga sebagai dukungan untuk tim SAR.
Doa bersama tersebut dilaksanakan mulai pukul 19.00 WITA dipimpin oleh para pastor dan biarawati, dihadiri oleh ratusan umat Katolik yang menyanyikan lagu-lagu devosi kepada Bunda Maria. Mar Martinez Ortuno, istri dari Martin Fernando yang selamat dari tragedi kapal, ikut hadir dan mendapatkan dukungan serta penghiburan dari umat Katolik. Sebelumnya, Keuskupan Labuan Fajo telah mengirimkan surat permohonan kepada Kepala KSOP Kelas III Labuan Fajo untuk menggunakan Waterfront bagi kegiatan doa bersama sebagai bentuk dukungan kepada tim SAR dan keluarga korban.
Umat Katolik Labuan Fajo serta imam, biarawan, dan biarawati turut hadir dalam aksi doa tersebut sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada korban insiden kapal wisata yang tragis. Semoga kegiatan doa bersama ini dapat memberikan kekuatan dan juga menguatkan semangat tim SAR dalam mencari seluruh korban yang belum ditemukan.





