Setelah Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan lalu, Ferrari menunjukkan kepercayaan penuh pada Bos Team Alfa Romeo, Frederic Vasseur. Meskipun sebelumnya rumor beredar bahwa Ferrari ingin merekrut mantan bos Red Bull, Christian Horner, sebagai pengganti Vasseur yang memiliki kontrak baru dengan tim tersebut, Elkann memastikan bahwa hal itu tidak akan terjadi. Vasseur juga merespons pernyataan tersebut dengan mengungkapkan bahwa mereka telah berkomunikasi dan bahwa hal tersebut adalah lebih untuk pihak ketiga dan target eksternal.
Prestasi Ferrari musim ini telah menjadi sorotan utama, terutama setelah musim yang mengecewakan di awal tahun ini. Meski diharapkan akan menjadi penantang gelar, Ferrari masih berada di urutan ketiga jauh dari pemimpin klasemen, McLaren. Meski begitu, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc tetap percaya pada Vasseur, meskipun rumor tentang potensi rekrutmen Horner ikut mempengaruhi fokus tim.
Leclerc mengungkapkan bahwa Ferrari terganggu dengan spekulasi dan rumor yang mengelilingi tim, tetapi mereka tetap fokus pada pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa tim. Meskipun banyak kebisingan di sekitar mereka, baik Hamilton maupun Leclerc tetap memprioritaskan fokus pada tujuan di depan mereka dan berusaha menjaga performa tim agar bisa bersaing lebih baik di masa depan. Menyadari pentingnya membalikkan situasi saat ini, kedua pembalap tetap mengutamakan kerja keras dan fokus untuk meraih hasil yang lebih baik. Selain itu, mereka juga fokus untuk mengakhiri paceklik gelar F1 yang telah berlangsung sejak 2008.
Dengan demikian, meski rumor dan spekulasi selalu mengelilingi tim, Ferrari tetap berkomitmen untuk meningkatkan performa mereka dan meraih hasil yang lebih baik di masa depan. Semua pihak di tim menunjukkan kesetiaan mereka pada Vasseur dan fokus pada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembalikan Ferrari ke posisi yang mereka harapkan.





