Strategi Menyerang Deni Avdija: Penetrasi Agresif di NBA – portal7.co

by -55 Views

Deni Avdija, pemain forward Portland Trail Blazers, telah memberikan penjelasan tentang gaya bermainnya yang sering menjadi perdebatan di kalangan pengamat bola basket. Dalam sebuah podcast yang berjudul “The Young Man and the Three”, Avdija menanggapi kritik mengenai taktiknya dalam memancing pelanggaran selama musim NBA 2025-2026.

Avdija dengan tegas membela pendekatan agresifnya di lapangan, terutama setelah mencatatkan jumlah lemparan bebas yang tinggi sepanjang musim tersebut. Meskipun dikritik karena seringkali wasit memanggil pelanggaran saat ia menyerang pertahanan lawan, Avdija membantah bahwa dia sengaja melakukan tindakan yang tidak sportif.

Menurut Avdija, sering kali penetrasi ke arah ring yang dilakukannya adalah penyebab utama lawan melakukan pelanggaran terhadapnya. Dia menegaskan bahwa dia tidak menggunakan trik atau tipuan untuk mendapatkan keuntungan dalam permainan.

Data dari larrybrownsports.com menunjukkan bahwa Avdija rata-rata mencoba 9,2 lemparan bebas per pertandingan, menjadikannya pemain dengan volume lemparan bebas tertinggi kedua di NBA setelah Luka Doncic dari Dallas Mavericks. Musim 2025-2026 juga menjadi musim terbaik dalam karier Avdija dengan rata-rata 24,2 poin, 6,9 rebound, dan 6,7 assist per game, yang membuatnya masuk ke dalam tim All-Star untuk pertama kalinya.

Prestasi individu Avdija tidak hanya membantunya, tetapi juga membantu Portland Trail Blazers mencatat rekor kemenangan 42-40, rekor tertinggi klub sejak musim 2020-2021. Dalam diskusi podcast bersama rekan setimnya, Toumani Camara dan Donovan Clingan, mereka membahas berbagai hal mulai dari perkembangan tim Blazers hingga kemampuan bertahan Camara yang luar biasa.

Source link