Di tengah sorotan publik terhadap kinerja wakil rakyat, video seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDIP, Wahyudin Moridu, menjadi pusat kontroversi. Video singkat yang pertama kali viral di TikTok ini menunjukkan Wahyudin sedang mengendarai mobil bersama seorang perempuan. Dalam rekaman tersebut, Wahyudin mengucapkan kalimat yang dianggap tidak pantas oleh publik, yakni tentang “merampok uang negara”. Pernyataan itu langsung menuai kritik dari warganet dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Setelah video tersebut menjadi viral, Wahyudin akhirnya memberikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya. Politikus PDIP ini menegaskan bahwa ucapannya bukanlah untuk merendahkan atau menyakiti perasaan masyarakat Gorontalo yang ia wakili. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut hanyalah kesalahan pribadi, bukan sikap resmi dari partai atau lembaga DPRD.
Meskipun Wahyudin sudah meminta maaf, publik tetap mempertanyakan etika dan integritas seorang anggota DPRD. Kontroversi ini menunjukkan pentingnya para wakil rakyat untuk bertindak dengan penuh tanggung jawab dan menjaga citra serta reputasi sebagai pemimpin yang seharusnya. Semua pihak berharap agar insiden seperti ini tidak terulang dan semua anggota DPRD dapat menjalankan tugasnya dengan baik tanpa menimbulkan kontroversi yang merugikan.





