Kemeriahan Kemala Run 2026 di Bali tidak hanya melibatkan komunitas lari, tetapi juga seni dan budaya Bali yang kaya. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, dan telah menarik perhatian masyarakat. Sejumlah seniman dan Dinas Kebudayaan Bali berkolaborasi dengan 23 banjar untuk menyuguhkan pertunjukan budaya di sepanjang rute lomba. Selain memeriahkan acara, partisipasi ini juga menguatkan konsep sport tourism yang diusung dalam acara tersebut.
Pecalang juga turut berperan penting sebagai unsur pengamanan adat dalam memastikan kelancaran kegiatan dan ketertiban di sepanjang rute lomba. Kehadiran masyarakat desa dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan semangat kepada para pelari melalui tari adat Bali juga memberikan nuansa berbeda pada Kemala Run 2026. Sementara itu, UMKM binaan Bhayangkari dan masyarakat lokal dari enam desa dan 23 banjar yang dilalui rute lomba dilibatkan untuk mendukung kegiatan ini.
Ketua Panitia Kemala Run 2026, Deny Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bali atas dukungan mereka. Acara ini diikuti oleh sekitar 10.000 hingga 11.000 peserta dari dalam dan luar negeri, yang akan bersaing dalam beberapa kategori lomba. Diharapkan, Kolaborasi antara panitia, aparat, dan masyarakat dapat menjadikan Kemala Run 2026 sebagai acara yang sukses dan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian lokal Bali.





