Sanksi AS Hantam Maskapai Iran, Rute Internasional Dibatalkan

by -61 Views

Penerbangan internasional dari Iran mulai terganggu setelah sanksi baru Amerika Serikat terhadap industri penerbangan negara itu berlaku pada Rabu waktu setempat. Sejumlah rute dibatalkan, sementara maskapai dan agen perjalanan menahan penjualan tiket karena khawatir penerbangan lain ikut terdampak.

Georgia dan Azerbaijan termasuk negara yang secara resmi menghentikan penerbangan mereka. Seorang agen perjalanan di Teheran yang berbicara kepada AFP juga menyebut penerbangan dari Iran menuju Baghdad, Muscat, dan Qatar telah dihentikan. Namun, sejumlah rute lain masih tersedia, terutama penerbangan menuju China.

Sejumlah rute masih beroperasi

Data pelacakan FlightRadar24 menunjukkan penerbangan Mahan Air, salah satu maskapai terbesar Iran, dari Teheran tetap mendarat di Guangzhou setelah sanksi baru mulai berlaku. Penerbangan menuju Shanghai juga dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Teheran pada Rabu.

Pemerintah China pada Selasa menyatakan menentang sanksi Amerika Serikat dan menyebutnya ilegal. Sikap tersebut membuat rute penerbangan Iran menuju China masih berjalan, meskipun dampak keseluruhan sanksi terhadap jaringan penerbangan internasional Iran belum sepenuhnya terlihat.

Penerbangan menuju Istanbul juga masih tercantum dalam jadwal, meski sebagian lainnya telah dibatalkan. Agen perjalanan di Teheran mengatakan situasi penerbangan berubah-ubah sehingga pihaknya menghentikan sementara penjualan tiket.

“Situasinya tidak stabil dan untuk sementara kami tidak lagi menjual tiket karena khawatir penerbangan dibatalkan,” ujar agen tersebut kepada AFP. Identitasnya dirahasiakan.

Berdasarkan situs Bandara Internasional Teheran, penerbangan menuju Turki dan Armenia masih dapat dilakukan oleh sejumlah maskapai Iran yang lebih kecil, termasuk Varesh. Rute menuju Najaf di Irak dan Dubai di Uni Emirat Arab juga masih dijadwalkan beroperasi.

Penerbangan Mahan Air dari Kabul diperkirakan tiba di Teheran. Sementara itu, rute menuju sejumlah tujuan lain tetap tersedia, meskipun keberlangsungannya masih bergantung pada keputusan negara dan maskapai masing-masing.

Iran ancam negara yang mematuhi sanksi

Sanksi terbaru Amerika Serikat menambah tekanan terhadap sektor penerbangan Iran, yang telah menjadi sasaran sanksi selama bertahun-tahun. Masih belum jelas negara-negara lain yang akan mengikuti langkah Washington.

Pemerintah Iran memperingatkan negara-negara tetangga agar tidak mematuhi kebijakan tersebut. Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengancam tindakan balasan terhadap negara yang bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam penerapan sanksi.

“Jika suatu negara bekerja sama atau melakukan tindakan yang dianggap berisiko bersama Amerika Serikat, bandara-bandara negara itu tidak akan lagi dapat melayani penerbangan ke Iran,” kata Rezaei dalam wawancara dengan televisi pemerintah.

Media Iran sebelumnya juga melaporkan pembatalan penerbangan. Pada Selasa, kantor berita Tasnim mengutip juru bicara penerbangan sipil yang menyatakan Bandara Baghdad dan Muscat tidak akan lagi menerima penerbangan dari Iran. Namun, Tasnim menyebut penerbangan internasional lain, termasuk menuju Istanbul, tetap beroperasi sesuai jadwal.

Source link