Tiga tahun setelah kisah perjuangan Tiko merawat ibunya, Bu Eny, yang mengalami gangguan kesehatan mental menjadi viral di media sosial, kondisi rumah mereka di kawasan Cakung mengalami perubahan yang signifikan. Rumah yang sebelumnya terbengkalai dan menyeramkan kini telah menjadi lebih bersih dan layak huni setelah menerima perhatian dan bantuan dari masyarakat serta berbagai pihak.
Ketika cerita mereka menjadi sorotan publik pada tahun 2022, rumah Bu Eny sangat memprihatinkan dengan dipenuhi debu, sampah, dan tanaman liar tanpa listrik dan air selama bertahun-tahun. Namun, adanya perhatian dan empati dari berbagai pihak, termasuk warga, relawan, dan pemerintah daerah, membantu membersihkan dan memperbaiki rumah tersebut. Meskipun belum sepenuhnya direnovasi besar, halaman rumah tidak lagi dipenuhi tanaman liar dan tampak lebih tertata dan nyaman.
Selain perubahan rumah, kehidupan Tiko sendiri juga berangsur membaik setelah ceritanya menjadi viral. Tiko mulai mencoba berbagai aktivitas untuk menghasilkan pendapatan, seperti berjualan kue tradisional dan aktif di media sosial. Upaya ini membantu memenuhi kebutuhan hidupnya dan ibunya, sambil tetap mempertahankan dedikasi dalam merawat Bu Eny dengan sepenuh hati. Kisah mengharukan Tiko dan Bu Eny menjadi inspirasi bagi banyak netizen, dan dengan kondisi rumah yang semakin membaik, publik diingatkan kembali pada ketulusan anak yang merawat orang tua dalam keterbatasan.
Rumah Bu Eny dan Tiko Setelah 3 Tahun: Kondisi Terkini





