Fabio Quartararo menunjukkan keberhasilan dalam mencapai targetnya di akhir pekan di Mandalika, berhasil melaju ke Q2 setelah mengungguli Marc Marquez dalam 10 besar klasemen Practice MotoGP Indonesia. Quartararo, yang optimis menjadi pembalap tercepat dalam satu lap di Mandalika, telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim ini dengan merebut empat posisi terdepan di sirkuit lain. Meskipun demikian, pembalap asal Prancis ini menghadapi tantangan baru di lintasan Lombok yang menimbulkan keraguan dalam dirinya.
Pada awalnya, Quartararo menempati posisi ketujuh di Free Practice 1 dengan selisih waktu yang signifikan dari catatan tercepat Luca Marini. Namun, ia berhasil memperbaiki waktunya dalam sesi Practice berikutnya, meskipun masih tertinggal dari Marco Bezzecchi. Meskipun Yamaha mengalami kesulitan secara keseluruhan, Quartararo tetap menjadi pembalap terbaik tim tersebut di lintasan Mandalika.
Sirkuit Mandalika yang agresif menuntut adanya penyesuaian terhadap ban belakang yang khusus dibawa oleh Michelin untuk mengurangi degradasi akibat suhu yang tinggi. Quartararo mengungkapkan bahwa ban tersebut tidak terlalu cocok untuknya, sambil memberikan pujian kepada pembalap lain yang mampu mengatasi masalah serupa. Meski demikian, Quartararo tetap realistis mengenai ekspektasinya untuk akhir pekan tersebut dan tidak memiliki harapan yang tinggi.
Kesimpulannya, Quartararo menghadapi tantangan baru di Mandalika namun tetap bersikap realistis dan terus berusaha mengatasi permasalahan yang dihadapinya. Dengan upaya keras dan adaptasi yang baik terhadap kondisi lintasan, Quartararo tetap menjadi salah satu pembalap yang perlu diwaspadai dalam gelaran MotoGP Indonesia.





