Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memiliki data mengenai aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam aktivitas judi online. Beliau juga menyatakan akan memberikan peringatan kepada para ASN tersebut. Pramono tidak ingin bertindak gegabah, oleh karena itu dia meminta data tersebut untuk dipertegas terlebih dahulu sebelum mengambil langkah tindakan yang lebih lanjut. Sebelumnya, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, melaporkan bahwa sebanyak 600 ribu warga Jakarta turut terlibat dalam judi online dengan total transaksi mencapai Rp3 triliun pada tahun 2024. Ivan menyebut bahwa hal ini memerlukan perhatian dan sumber daya yang besar untuk memberantas aktivitas judi online tersebut. Gubernur Pramono juga menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) dalam menekan kemacetan di Jakarta selain hadirnya Transjabodetabek.
Pramono Kantongi Data ASN Pemain Judi Online: Warning Akan Dikeluarkan





