Prabowo Ungkap 1.000 WNI Jadi Korban Online Scam, RI-Thailand Perkuat Kerja Sama

by -55 Views

Prabowo Apresiasi Bantuan Thailand dalam Pemulangan 1.000 WNI Korban Online Scam

Pada Senin, 3 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Thailand atas bantuan dalam proses pemulangan hampir 1.000 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kejahatan penipuan daring. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, setelah pertemuan bilateral dan Second Leaders’ Consultation Indonesia–Thailand di Istana Merdeka, Jakarta.

Prabowo: Kejahatan Online Scam Butuh Respons Bersama

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan rasa terima kasih atas bantuan Thailand dalam memfasilitasi pemulangan para korban online scam. Menurutnya, kejahatan tersebut merupakan bagian dari kriminalitas transnasional yang memerlukan respons kolaboratif antarnegara. Indonesia dan Thailand sepakat untuk memperkuat kerja sama keamanan guna melawan jaringan kejahatan lintas batas yang semakin kompleks.

Kerjasama Keamanan Melalui Pertukaran Informasi dan Intelijen

Prabowo menjelaskan bahwa penguatan kerja sama antara kedua negara akan dilakukan melalui pertukaran informasi dan intelijen, investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan, dan peningkatan koordinasi antaraparat penegak hukum. Selain itu, Indonesia dan Thailand juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) guna memperlancar proses perlindungan, identifikasi, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan layak.

Meskipun proses pemulangan hampir 1.000 WNI tersebut telah dimulai sejak tahun sebelumnya, Anutin Charnvirakul menekankan pentingnya kolaborasi erat antarnegara ASEAN dalam mengatasi ancaman kejahatan lintas negara seperti penipuan daring, perdagangan orang, dan peredaran narkotika. Thailand siap untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya dalam upaya memberantas kejahatan tersebut.

Source link