Prabowo Bahas Transformasi BUMN dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi
Pada Senin, 22 Juni 2026, Presiden RI Prabowo Subianto menerima kedatangan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta. Pertemuan ini membahas langkah strategis untuk mengelola aset negara secara lebih optimal guna menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Penguatan Pengelolaan Aset Nasional
Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat memperhatikan upaya penguatan pengelolaan aset nasional melalui percepatan transformasi badan usaha milik negara (BUMN) dan pengembangan sektor-sektor ekonomi baru yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan nasional. Prabowo ingin aset-aset bangsa dikelola dengan baik guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peluang Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo dan Menteri Rosan membahas peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara. Salah satunya adalah melalui penguatan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional.
Disamping pengembangan sektor ekonomi baru, Prabowo juga memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berlangsung. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. Transformasi BUMN dan optimalisasi aset negara merupakan bagian dari agenda besar Presiden Prabowo untuk menjadikan kekayaan bangsa sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing Indonesia, serta memastikan setiap aset negara memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
PSOI Siap Sambut Pelatnas Jangka Panjang
Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) merespons positif dukungan pemerintah terkait kebijakan anggaran multiyears untuk program pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Langkah ini diharapkan membantu PSOI dalam membidik medali di Olimpiade dan Asian Games.





