Polda NTB Menjamin Keselamatan di MotoGP Indonesia

by -212 Views

Peserta MotoGP Indonesia 2025 terus mempersiapkan diri dengan serius. Selain fokus pada infrastruktur, upaya keamanan juga menjadi perhatian utama. Dalam Rapat Koordinasi lintas sektoral yang diadakan, berbagai pihak terlibat, termasuk Kapolda NTB, Pemerintah Provinsi NTB, dan berbagai stakeholder lainnya. Tujuan utama dari rapat tersebut adalah untuk memastikan pengamanan di venue utama, area strategis lainnya, dan tempat penginapan tim.

Kapolda NTB yang turut serta dalam rapat menyampaikan pentingnya rencana pengamanan yang terukur dan komprehensif, dengan pendekatan pre-emptive dan preventif. Harapannya adalah agar ajang MotoGP dapat berjalan lancar, aman, dan sukses, serta memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat sekitarnya.

Tidak hanya pihak kepolisian, Korem 162/WB pun memberikan dukungan penuh dalam upaya pengamanan. Mereka bersinergi dengan seluruh unsur terkait demi menjaga keamanan dan kelancaran acara MotoGP.

Pihak penyelenggara, seperti Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandala Grand Prix Association (MGPA), juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pihak kepolisian. Mereka memastikan bahwa kerjasama yang komprehensif dan manajemen lalu lintas yang baik akan sangat menentukan kesuksesan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika 2025.

Selain dukungan dari pihak keamanan, Forum Kadus Desa Kute juga turut serta memberikan komitmen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama ajang MotoGP berlangsung. Mereka menyadari dampak positif MotoGP bagi ekonomi lokal dan pariwisata daerah. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian acara MotoGP dapat berjalan aman, lancar, dan berkesan.

Semua pihak, baik dari pihak kepolisian, pemerintah, stakeholder, maupun masyarakat lokal, terus bekerja sama untuk memastikan bahwa MotoGP Indonesia 2025 dapat menjadi etalase bagi Indonesia. Melalui kerjasama ini, diharapkan ajang balap ini tidak hanya sukses dari sisi teknis, namun juga memberikan dampak yang luas bagi ekonomi dan pariwisata Nusa Tenggara Barat.

Source link