Setelah sesi kualifikasi Formula 1 berakhir, pembalap yang mencatat waktu lap tercepat berhak atas Pirelli Pole Position Award, sebuah penghargaan baru di F1. Konsep penghargaan ini diilhami saat pengujian pra-musim 2018, dan pertama kali diperkenalkan di Grand Prix Australia pada tahun tersebut. Lewis Hamilton menjadi pemenang pertama setelah berhasil meraih putaran tercepat dalam kualifikasi. Penghargaan ini terbuat dari replika ban terowongan angin yang biasanya digunakan dalam pengujian mobil F1. Ban ini direplika dengan ukuran 60 persen lebih kecil dari ban F1 asli, dengan diameter 330 mm.
Untuk menjadikan ban uji coba ini sebagai trofi, Pirelli mengirimnya ke fasilitas mereka di Milan. Di sana, tim yang bertugas menciptakan pola telapak ban baru mulai bekerja. Trofi tersebut diukir dengan logo F1, logo Pirelli, dan peta sirkuit tempat pemenangnya meraih pole position. Trofi kemudian dikemas dan dibawa ke sirkuit oleh tim Pirelli untuk setiap balapan. Setelah kualifikasi selesai, ban kecil itu ditandatangani dan diserahkan kepada pembalap tercepat. Setelah upacara penyerahan selesai, ban tersebut dikemas dan diberikan kepada tim pembalap oleh Pirelli.
Untuk pemenang lain seperti George Russell yang meraih pole di Grand Prix Singapura 2025, Trofi Pole Position Award dipajang di pabrik tim Mercedes F1. Pirelli juga melaporkan bahwa trofi tersebut kadang-kadang dibawa oleh pembalapnya pulang atau disumbangkan ke museum-museum di seluruh dunia, serta ada yang dilelang untuk amal. Semua ini menunjukkan bahwa Pole Position Award Pirelli telah menjadi pembahasan menarik di dunia Formula 1, membawa semangat persaingan yang lebih menarik di setiap balapan.





