Red Bull didenda sebesar 50.000 euro setelah F1 GP Amerika Serikat di Austin, di mana anggota kru mereka berusaha mengakses grid selama putaran formasi. Upaya tersebut dilakukan untuk melepaskan selotip yang ditinggalkan oleh McLaren guna membantu Lando Norris dalam memposisikan mobilnya di bagian paling depan grid-nya. McLaren diketahui telah mengambil tindakan untuk mengantisipasi sabotase dengan meninggalkan bekas di bawah selotip, disertai kata-kata “semoga beruntung di lain waktu”.
Peraturan tidak melarang penggunaan spidol pada perabot di pinggir lintasan untuk tujuan ini, dan fakta bahwa tim lain dapat menghapusnya. Red Bull dikenakan denda karena melanggar instruksi dari marshal yang mencoba menutup gerbang di pitwall. Kejadian ini membuat sejumlah komentar bermunculan dari para penggemar, yang mempertanyakan mengapa seorang pembalap sekelas Norris membutuhkan bantuan untuk memarkir mobilnya.
Aerodinamika mobil F1 modern menuntut pengemudi duduk dalam posisi telentang dengan kaki hampir sejajar dengan mata. Hal ini menyebabkan keterbatasan bidang pandang setelah pengemudi diikat, terutama dengan adanya struktur tumbukan dan halo. Norris tidak sendiri dalam upaya mencari titik referensi tambahan untuk memastikan mobil berbaris tepat di dalam ‘kotak’, terutama setelah insiden di Grand Prix Bahrain. Para pembalap lain menyatakan perspektif mereka, dengan beberapa menggunakan selotip di dinding untuk menyelaraskan posisi mobil dengan slot grid.
Prosedur grid McLaren melibatkan pembalap memarkir mobil sesekat mungkin dengan posisi yang diizinkan di garis kuning. Pembalap lain melakukan simulasi start untuk menentukan pre-grid mereka dengan tepat. Namun, di tengah persaingan kejuaraan dunia, posisi grid yang optimal di garis depan memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan. Penggunaan aero parts dalam mobil F1 membuat sulit bagi pembalap untuk melihat garis kuning, sehingga membuat pengaturan grid semakin menantang. McKinley pun merasa tidak terlihat dan ini menunjukkan bagaimana semakin sulitnya tugas McLaren dalam memastikan posisi grid yang optimal.





