Perubahan Regulasi Pengereman F1 2026 dan Dampaknya

by -138 Views

Perubahan peraturan Formula 1 pada tahun 2026 tidak hanya menimbulkan tantangan teknis bagi tim, tetapi juga merupakan perombakan peraturan yang paling menantang, terutama dalam desain rem. Pergeseran regulasi besar-besaran ini akan mengubah keseimbangan antara tenaga pembakaran dan listrik dalam mobil F1, dari sekitar 80/20 menjadi 50/50. Ini melibatkan peningkatan tenaga dari MGU-K, dari 120 KW menjadi sekitar 350 kW, sementara unit MGU-H akan dihilangkan. Selain itu, dengan aerodinamika aktif dan perubahan profil tenaga, mobil grand prix akan berakselerasi lebih cepat dan berhenti dengan lebih baik melalui pengereman regeneratif.

Perubahan regulasi ini terjadi karena tuntutan baru dari peningkatan pemulihan energi serta fleksibilitas aturan yang lebih luas. Demikian pula, peraturan baru dalam F1 2026 memungkinkan rotor rem dengan ukuran yang lebih variatif dan fitur tambahan seperti titik pemasangan kaliper yang lebih banyak dan jumlah piston yang lebih besar. Manajer pelanggan F1 dari Brembo, Andrea Algeri, mengatakan bahwa ini adalah perubahan terbesar dalam 20 tahun terakhir dan membuka lebih banyak kebebasan bagi insinyur.

Selain desain rem, tim Formula 1 juga dihadapkan pada tantangan penurunan berat total mobil dan peningkatan efisiensi. Dengan batas berat yang lebih rendah, tim harus mencari keseimbangan terbaik antara ukuran dan berat bagi baterai agar tetap memenuhi regulasi. Pengelolaan berat akan memengaruhi desain rem, dengan pendekatan yang berbeda oleh setiap tim. Pertarungan desain ini menandai perjalanan F1 ke arah formulasi baru yang lebih kompetitif dan inovatif.

Source link