Sebuah insiden ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang, 7 November 2025, yang menyebabkan keprihatinan bagi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat. Atip mengungkapkan harapannya agar kejadian semacam ini tidak terulang di masa depan. Ia juga menegaskan bahwa korban ledakan telah menerima penanganan yang memadai di rumah sakit dan Kementerian Pendidikan akan melakukan pemulihan fasilitas sekolah yang terkena dampak ledakan. Sikap apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menanggung biaya perawatan korban sepenuhnya.
Atip menegaskan bahwa masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait dengan adanya dugaan pelaku yang mungkin telah menjadi korban perundungan di SMAN 72 Jakarta. Kejadian ledakan tersebut terjadi selama salat Jumat di aula sekolah dan menyebabkan kepanikan serta menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar. Sejumlah siswa masih menjalani perawatan inap di rumah sakit, dengan beberapa di antaranya memerlukan operasi. Perbaikan fasilitas sekolah dan pemulihan siswa pasca ledakan menjadi fokus utama dalam upaya memastikan kehidupan sekolah bisa kembali normal sesegera mungkin.





