Pemerintah Provinsi Banten telah memutuskan untuk menonaktifkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga yang merupakan langkah kontroversial. Umar Hasibuan, kader Partai Kebangkitan Bangsa, mengkritik keputusan Pemprov Banten karena dianggap mendukung perilaku siswa nakal. Ia menyoroti bahwa tindakan tersebut dapat memberi gambaran bahwa pemprov membiarkan siswa melakukan hal-hal yang tidak semestinya di lingkungan sekolah, bahkan dengan memperbolehkan siswa merokok. Keputusan ini diambil setelah Kepala Sekolah Dini Fitria membentur seorang siswa yang tertangkap merokok di area sekolah. Pihak Pemprov Banten mengonfirmasi pemecatan sementara Dini karena insiden tersebut, dan Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandhi, telah memeriksa rekaman video kejadian tersebut. Langkah ini menunjukkan seriusnya pihak berwenang dalam menegakkan disiplin di lingkungan sekolah. Tindakan kekerasan seperti ini bisa berujung pada pemberhentian guru terkait sesuai dengan aturan yang berlaku. Seluruh peristiwa ini mencerminkan pentingnya penegakan aturan di sekolah dan penegakan disiplin bagi seluruh pihak yang terlibat, dari siswa hingga staf pengajar.
Pemprov Banten Nonaktifkan Kepsek SMAN 1 Cimarga: Umar Hasibuan Penampar Siswa Merokok





