Pembalap Wanita di Grid Formula E dalam 2 Tahun: Harapan Realistis?

by -51 Views

Chief Executive Officer Formula E, Jeff Dodds, memiliki keyakinan bahwa dalam dua tahun ke depan, akan ada seorang wanita yang akan berkompetisi di grid kejuaraan mobil listrik ini. Formula E telah berupaya memberikan peluang kepada para pembalap wanita untuk menunjukkan bakat mereka di level tertinggi. Dua wanita pertama yang tampil dalam balapan perdana Formula E di Beijing E-Prix 2014 adalah Katherine Legge untuk Amlin Aguri dan Michela Cerruti untuk Trulli GP. Sementara Legge hanya berkompetisi dalam satu putaran tambahan, Cerruti menjalani tiga putaran lagi sebelum mundur dari seri tersebut.

Simona de Silvestro kemudian bergabung dengan Andretti Autosport menjelang akhir Musim 1 untuk dua seri di London, sebelum kemudian mengikuti seluruh Musim 2. Ia berhasil mencetak poin di Long Beach dan Berlin, menjadi wanita pertama yang berhasil mencetak poin dalam kejuaraan ini. Formula E berkomitmen untuk menunjukkan bahwa pria dan wanita dapat berkompetisi secara setara, dan telah mengambil langkah konkret untuk mencapai tujuan ini.

Setelah adanya tes khusus wanita untuk Kejuaraan Dunia FIA yang dilakukan di Madrid pada 2024, Formula E kembali mengadakan tes kedua di Valencia. Sebanyak 14 pembalap wanita ambil bagian, dengan Chloe Chambers dari Mahindra Racing mencatatkan waktu tercepat pada hari itu. Dodds sangat antusias dengan hasil tes ini, yang menunjukkan peningkatan performa dan kompetitivitas para pembalap wanita. Formula E bersama mitra seperti Google Cloud juga menggunakan teknologi AI untuk mempercepat pembelajaran para pembalap wanita agar dapat bersaing secara setara dengan rekan pria mereka.

Dengan persiapan untuk masuk ke era mobil Gen4 yang lebih cepat di Musim 13, Formula E berharap mobil baru ini dapat menciptakan kesetaraan bagi semua pembalap. Mobil ini dirancang dengan power steering, menunjukkan inklusivitas dalam desain mobil balap. Formula E tetap berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada para pembalap wanita untuk membuktikan potensi mereka dan membuktikan bahwa mereka dapat bersaing di level tertinggi.

Source link