Pemain Arsenal Mundur dari Timnas Picu Tuntutan Sanksi Keras di Inggris

by -26 Views

Keputusan sejumlah besar pemain Arsenal menarik diri dari kewajiban membela tim nasional pada jeda internasional FIFA Matchday Maret 2026 telah memicu gelombang perdebatan sengit di Inggris. Fenomena ini dianggap kontroversial, terutama mengingat klub sedang berada dalam fase krusial perebutan gelar juara Premier League.

Kecurigaan publik mengemuka bahwa penarikan diri massal ini adalah strategi terencana oleh klub untuk memastikan kebugaran pemain menjelang sisa pertandingan domestik yang padat. Hal ini sontak memancing reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk para pengamat sepak bola ternama.

Mantan penyerang Aston Villa, Gabby Agbonlahor, secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap tren penarikan diri pemain dari tugas negara tersebut. Ia bahkan mendesak otoritas Premier League untuk segera memberlakukan sanksi yang tegas bagi para pemain yang memilih absen.

Agbonlahor menyoroti fakta mengejutkan bahwa terdapat sepuluh pemain The Gunners yang dipastikan absen dari agenda tim nasional bulan itu. Menurut pandangannya, membela negara adalah sebuah kehormatan tertinggi yang seharusnya tidak dikorbankan demi kepentingan klub di liga domestik.

William Saliba menjadi salah satu nama besar pertama yang mengonfirmasi absen dari skuad Prancis, menyusul kekalahan Arsenal dari Manchester City dalam final Carabao Cup beberapa waktu sebelumnya. Langkah ini diikuti oleh beberapa rekan setimnya yang lain.

Eberechi Eze dipastikan tidak akan bermain dalam laga uji coba Timnas Inggris melawan Uruguay dan Jepang, sementara Jurrien Timber dan Martin Odegaard memilih tetap bersama klub. Keduanya diketahui masih dalam tahap pemulihan cedera yang memaksa mereka mundur dari skuad Belanda dan Norwegia.

Pemain lain yang dilaporkan meninggalkan pemusatan latihan adalah Leandro Trossard yang kembali ke London dari timnas Belgia. Martin Zubimendi juga meninggalkan tim Spanyol, sementara Piero Hincapie keluar dari skuad Ekuador. Noni Madueke juga diizinkan pulang setelah mengalami masalah pada lututnya saat membela Inggris.

Source link