Sebastien Ogier mengawali reli hari pertama dengan sangat baik, namun mengalami kecelakaan di Special Stage 2 di WRC Eropa Tengah. Pereli asal Prancis itu kehilangan kendali di tikungan ke kanan, menabrak pohon, dan Toyota-nya tersangkut di parit, mengakhiri harinya. Meskipun demikian, Ogier masih memiliki peluang meraih poin penting pada Super Sunday dan Power Stage.
Awalnya, Ogier berada di posisi 0,6 detik di depan Kalle Rovanpera. Namun, kecelakaan tersebut mengubah plotnya. Dalam SS10, perlombaan memanas dan Katsuta, Tanak, dan Rovanpera jadi pahlawan. Kemenangan kini tampak mengarah ke Rovanpera.
Dengan Ogier pensiun, Rovanperä unggul 39,2 detik atas rival terdekatnya, Elfyn Evans. Ogier, yang semula membidik gelar juara dunia kesembilan, kini menghadapi risiko kehilangan pimpinan klasemen. Evans dan Rovanpera berada di belakangnya dengan selisih 2 poin dan 21 poin.
Keselarasan antara pemenang reli dan peserta lainnya semakin terlihat, menunjukkan persaingan yang semakin sengit. Dengan begitu, kisah reli ini semakin menarik. Perjalanan untuk merebut gelar juara dunia WRC masih panjang, namun kejutan selalu menanti di setiap tikungan.





