Tim-tim Formula 1 akan menguji mobil 2026 mereka dalam beberapa bulan ke depan di Barcelona. Perubahan regulasi besar akan memperkenalkan aturan baru untuk sasis dan unit daya, menciptakan tantangan besar bagi tim. Fokus pengembangan telah sepenuhnya bergeser ke mobil 2026, tetapi tantangan muncul dengan laju pengembangan aero yang cepat. Direktur teknik lintasan Mercedes, Andrew Shovlin, menjelaskan betapa sulitnya memprediksi tingkat performa mobil, terutama dalam hal downforce.
Selain aturan sasis dan power unit yang direvisi, pemasok ban Pirelli juga memperkenalkan ban yang lebih sempit dan batas berat mobil yang turun. Sementara tantangan lain datang dari bahan bakar berkelanjutan dan parameter penggunaan mesin yang harus ditetapkan. Dengan berbagai variabel dan gosip di paddock, hasil tes musim dingin di Bahrain pada Februari akan memberikan gambaran siapa yang siap bersaing dalam musim 2026.
Pengembangan model virtual mobil dapat memengaruhi ekspektasi performa. Pirelli juga turut memberikan saran tentang tingkat downforce kepada tim-tim untuk membantu mereka menentukan konstruksi komponen. Meskipun mungkin ada perbedaan performa di awal musim, Shovlin yakin bahwa aturan yang ada akan meminimalisir kesenjangan tersebut. Tim akan terus memperbaiki detail mobil mereka untuk mengoptimalkan performa seiring waktu. Itulah gambaran tantangan dan persiapan yang dilakukan tim-tim F1 menyambut musim 2026 mendatang.





