Founder Pravda Tour and Transport, Wiki Syafril, memberikan tanggapannya terhadap kontroversi yang melibatkan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, terkait penerimaan air galon untuk mandi selama kunjungan ke daerah terpencil. Wiki menilai bahwa kasus tersebut memicu kritik pedas dari warganet, yang meragukan kinerja sang menteri di sektor pariwisata. Menurut Wiki, meskipun memegang jabatan tersebut, Widi belum banyak memberikan terobosan yang signifikan dalam bidang pariwisata, lebih sering dikenal karena foto-foto yang menonjolkan kecantikannya daripada capaian program nyata. Pengamatan ini disampaikan sebagai respon terhadap viralnya Widi di media sosial, yang seringkali menjadi sasaran candaan dan ejekan. Wiki menegaskan pentingnya perhatian dari pihak presiden terhadap kinerja kementerian tersebut, sebagai bentuk dorongan untuk pencapaian yang lebih baik di masa depan. Kasus permintaan air galon untuk mandi tersebut pertama kali tersebar melalui unggahan di akun Instagram @makassar.info, yang menyoroti kebiasaan Widi saat melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo. Kontroversi ini mencuat karena permintaan air galon yang seharusnya untuk keperluan mandi, bukan untuk minum, saat melakukan perjalanan dinas ke daerah terpencil seperti Bajo.
Menparekraf Widiyanti Kembali Disorot: Dampak Air Galon





