Seorang pejabat Israel mengkritik pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan perang dengan Iran hampir berakhir, dengan mengatakan konflik tersebut “belum selesai”. Berbicara pada hari Senin, pejabat senior Israel tersebut menyebut bahwa pertempuran diperkirakan akan berlangsung sekitar dua minggu. Komentar tersebut dilaporkan oleh televisi swasta Israel, Channel 15, tanpa menyebutkan nama pejabat tersebut. Trump sebelumnya mengatakan kepada CBS News bahwa perang hampir berakhir, mengklaim bahwa AS jauh lebih maju dari perkiraan awal untuk jangka waktu perang tersebut. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa merekalah yang akan menentukan akhir dari perang di Timur Tengah, merespons pernyataan Trump. Iran dan Israel telah terlibat dalam serangan sejak 28 Februari, yang telah menewaskan ratusan orang dan menyebabkan kerusakan properti sipil di kawasan tersebut. Negara-negara Arab yang menjadi sasaran serangan telah mengutuk tindakan tersebut dan meminta agar serangan dihentikan. Meskipun ekonomi global menghadapi ketidakpastian akibat konflik antara Iran dan AS-Israel, namun pemerintah Indonesia belum berencana merevisi APBN 2026.
Menjelajahi Kesempurnaan Iran: Sebuah Perjalanan yang Belum Selesai





