Mengapa CEO Red Bull Merasa Pemecatan Horner Tak Terelakkan

by -42 Views

Kolaborasi antara Red Bull Racing dan Christian Horner berakhir secara mendadak setelah 20 tahun. Horner didepak karena performa tim yang mengecewakan, bahkan sebelum jeda musim panas dimulai. Posisinya digantikan oleh Laurent Mekies, yang awalnya dari Racing Bulls. Sejak pergantian, performa Red Bull membaik. Bos Red Bull, Oliver Mintzlaff, mengungkapkan bahwa perubahan itu perlu dilakukan setelah paruh pertama musim yang buruk. Meskipun Horner telah meraih kesuksesan, perubahan organisasi dianggap penting. Mintzlaff juga menegaskan bahwa keputusan ini tidak dilewatkan begitu saja. Ia juga tidak setuju dengan pernyataan Helmut Marko, konsultan motorsport Red Bull, yang mengecam Horner. Menurut Mintzlaff, perubahan kepemimpinan memberikan fokus baru untuk tim. Kinerja meningkat ketika semua orang fokus sepenuhnya. Meskipun tidak memiliki mobil terbaik, Max hampir menjadi juara dan memenangi sebagian besar balapan tahun ini. Penyegaran seperti ini dianggap penting untuk mengguncang keadaan tim.

Source link