Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Netizen Diincar Hacker

by -54 Views

Masyarakat diminta waspada terhadap maraknya penyebaran video asusila “Ibu Tiri vs Anak Tiri” berdurasi 7 menit yang viral di platform TikTok, X (Twitter), dan Telegram. Para pakar keamanan siber menyatakan bahwa label “Full No Sensor” pada konten tersebut diduga merupakan modus kejahatan siber untuk mencuri data pribadi dan menguras saldo rekening pengguna.

Analisis literasi digital mengindikasikan adanya manipulasi konten. Video dengan narasi “Versi Kebun Sawit” hingga “Part 2 di Dapur” diyakini hanya merupakan rangkaian klip dari luar negeri yang diubah sedemikian rupa untuk terlihat seperti berlangsung di Indonesia. Strategi “lokalisasi” konten ini dimanfaatkan oleh akun anonim untuk mencuri perhatian pengguna sebanyak mungkin.

Meskipun menciptakan rasa ingin tahu, terdapat ancaman phishing, malware, dan ransomware di baliknya. Menklik tautan yang mencurigakan dapat memberikan akses kepada peretas untuk membaca SMS OTP dan mengontrol aplikasi mobile banking. Dampaknya signifikan, karena pengguna dapat kehilangan akses akun dan saldo rekening mereka habis setelah menklik atau mengunduh file dari tautan yang mencurigakan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tidak sembarangan mengakses tautan dari sumber yang tidak jelas.

Selain risiko finansial, penyebaran tautan tersebut juga dapat berujung pada konsekuensi hukum. Mengacu pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), penyebaran konten yang melanggar standar kesopanan dapat berakibat pada hukuman pidana yang serius. Karena itu, penting bagi semua pihak untuk berhati-hati dalam berinteraksi dengan konten online dan tidak menyebarluaskan tautan yang tidak jelas sumbernya.

Source link