Layanan Starlink Rp20 Ribu per Jam, Yusuf Dumdum Terdiam

by -63 Views

Di tengah upaya pemulihan dari banjir bandang di Sumatra, penyalahgunaan layanan internet Starlink menimbulkan kebencian di kalangan masyarakat. Dikabarkan bahwa layanan yang seharusnya gratis untuk warga terdampak banjir justru disewakan dengan tarif hingga Rp20 ribu per jam oleh oknum tertentu. Keluhan ini pertama kali muncul dari seorang teman yang berbagi pengalaman di Langsa, Aceh, di mana akses hotspot Starlink harus dibayar. Hal ini terungkap melalui tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menunjukkan bahwa keluarga korban bencana harus membayar sebelum diberi password hanya untuk memberi kabar keselamatan kepada kerabat. Keluhan serupa juga datang dari warga lain, seperti yang mengungkapkan bahwa ada yang meminta biaya yang tinggi, meskipun layanan seharusnya gratis. Meskipun ada klaim bahwa layanan Starlink di Langsa berbayar karena menggunakan perangkat milik pemerintah daerah, kejadian di jembatan Bener Meriah–Bireuen di mana dua pria meminta bayaran kepada warga yang melintas tetap menciptakan ketegangan. Setelah banyak keluhan, pihak Starlink akhirnya mengonfirmasi bahwa layanan internet untuk warga terdampak banjir memang gratis hingga akhir Desember.

Source link