Kritik Dan Ticktum terhadap Steward setelah Insiden di Mexico City E-Prix

by -32 Views

Dan Ticktum mengungkapkan rasa kekecewaannya setelah tidak bisa meraih poin dalam lomba E-Prix di kota Meksiko dan menggambarkannya sebagai seperti balapan kart sewaan yang tidak terkontrol. Pembalap asal Inggris itu mengalami kecelakaan pada dua seri pembuka musim Formula E. Meskipun memulai lomba dari baris depan di E-Prix Sao Paulo, Ticktum mengalami kebocoran ban setelah ditabrak oleh mobil Mahindra milik Nyck de Vries sehingga harus keluar dari balapan.

Di Meksiko, Ticktum kembali jadi korban tabrakan, kali ini bersama Antonio Felix da Costa dan Maximilian Gunther dalam peristiwa di Tikungan 5. Para steward memutuskan untuk tidak memberikan hukuman mengingat insiden tersebut dipicu oleh beberapa faktor yang tidak diinginkan dan kontak awal antara da Costa dan pemenang balapan, Cassidy, dianggap terlalu ringan.

Ticktum mengecam keras keputusan tersebut, menyatakan bahwa insiden serupa di Brasil sebelumnya juga penuh kontroversi dengan berbagai penghentian, termasuk bendera merah di akhir balapan. Pembalap CUPRA KIRO Porsche 99X Electric WCG3 itu menekankan pentingnya pengawasan yang memadai dalam Formula E sebagai kejuaraan dunia, di mana beberapa insiden terjadi akibat kelalaian yang dapat memengaruhi hasil balapan secara signifikan.

Selain itu, rekan setimnya, Pepe Marti, ikut terlibat dalam kecelakaan di Sao Paulo yang berujung pada bendera merah setelah salah menginterpretasikan panggilan bendera kuning penuh dan menabrak mobil da Costa, serta Mueller. Meskipun dihukum dengan start dari baris belakang di Meksiko dan penalti 10 detik stop-go, Marti tampil luar biasa dengan finis ketujuh dan meraih enam poin setelah melakukan comeback yang mengejutkan di akhir balapan.

Sementara itu, Ticktum sendiri menunjukkan kekecewaannya karena tidak mampu meraih poin dan mengalami kecelakaan dalam dua balapan pertama musim ini. Pembalap berusia 26 tahun itu merasa frustrasi dengan kinerja timnya dan kurangnya pengawasan dalam Formula E, menyebutnya membuat balapan seperti pertarungan balapan kart yang kurang terkontrol. Penampilan awal musim yang mengecewakan tidak sepenuhnya mencerminkan potensi Ticktum dan tim CUPRA KIRO, sehingga mereka berharap bisa memperbaiki hasil di balapan selanjutnya.

Source link