Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sedang berupaya untuk memindahkan pengungsi yang masih tinggal di tenda ke hunian sementara atau melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH) di Sumatera. Hal ini dilakukan dalam upaya untuk memberikan solusi hunian yang lebih layak bagi para pengungsi sebelum Hari Raya Idulfitri. Tito Karnavian, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, menargetkan penyelesaian masalah pengungsian sebelum perayaan Lebaran. Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait penanganan pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penurunan jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana, dengan beberapa daerah di Sumatera Barat dan Aceh sudah tidak memiliki pengungsi di tenda. Percepatan pembangunan huntara dan penyaluran DTH menjadi fokus utama untuk memastikan pengungsi dapat segera menempati tempat tinggal yang layak. Koordinasi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Kasatgas Tito Bidik Pengungsi Bencana Sumatera ke Penghunian Tetap sebelum Lebaran





