Its Long-Standing Reputation: The History Revealed

by -29 Views

Menurut Fred Vasseur, kepala tim Ferrari, prosedur start Formula 1 menjadi sorotan saat pengujian sebelum musim 2026 dimulai, karena perlu mengelola turbo lag. Sebagai bagian dari perubahan regulasi teknis luas untuk 2026, mobil tidak lagi membawa MGU-H yang terhubung dengan turbocharger. Tanpa MGU-H, turbo lag menjadi faktor penting yang perlu dikelola, terutama pada awal balapan. Ferrari diyakini telah memproduksi turbocharger yang lebih kecil untuk mengurangi inersia turbin, sehingga lag dikurangi secara keseluruhan untuk memastikan kendaraan bisa memulai balapan dengan lancar. FIA, demi alasan keamanan, menambahkan lima detik ekstra antara mobil terakhir mencapai posisi di grid dan lampu start menyala. Hal ini diharapkan dapat memastikan semua mobil dapat mengatur turbo mereka dengan sukses. Vasseur dan beberapa pemimpin tim lainnya menyoroti masalah keamanan sebagai alasan utama perubahan tersebut, namun ada juga elemen kinerja yang terkait. Implementasi penundaan lima detik di grid ini dianggap berhasil mengatasi kekhawatiran keamanan yang bersangkutan. Semua kelompok yang terlibat dalam uji coba start berjalan dengan baik, tanpa menimbulkan risiko keamanan yang signifikan. Komatsu, kepala tim Haas, yang menggunakan powertrain dari Ferrari, merasa bahwa eksperimen penundaan lima detik telah berhasil mengatasi kekhawatiran keamanan yang diantisipasi. Demikianlah informasi terbaru seputar pengujian prosedur start F1 2026 yang menarik untuk disimak.

Source link