Iran Tolak Berunding dengan AS: Konflik Berlanjut

by -28 Views

Iran dengan tegas menyatakan ketidakpercayaannya terhadap Amerika Serikat (AS) dan menolak untuk melakukan perundingan dengan Washington. Mereka juga memastikan akan melanjutkan permusuhan antara kedua negara. Mohammad Mokhber, ajudan dari almarhum pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, secara tegas menyatakan bahwa tidak ada kepercayaan pada Amerika dan tidak ada alasan untuk bernegosiasi, melalui siaran televisi pada Rabu, 4 Maret 2026. Menurut Mokhber, Iran memiliki pengalaman delapan tahun dalam perang, merujuk pada Perang Iran-Irak pada tahun 1980-1988, dan karena pengalaman tersebut, mereka yakin mampu melanjutkan perang tanpa rasa takut. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga bersumpah untuk tidak tinggal diam atas serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel pada Sabtu sebelumnya. Serangan itu menimbulkan kerusakan dan korban sipil di beberapa target di Iran, termasuk di Teheran. Iran kemudian melancarkan serangan balasan dengan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. IRGC menuduh AS-Israel melakukan serangan terhadap target sipil seperti sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, dan gedung pernikahan, mengakibatkan korban jiwa warga sipil yang jumlahnya dilaporkan melampaui 700 orang. Setelah kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pemerintah Iran akan menggelar acara pemakaman di Tehran selama tiga hari, dimulai pada Kamis malam, 4 Maret 2026.

Source link