Formula E DNA Unchanged: Permanent Tracks Bring Evolution

by -37 Views

Formula E Tetap Setia dengan Arah Asal Meskipun Ada Sirkuit Permanen Baru di Kalender

Formula E memastikan tidak akan menjauh dari akarnya di pusat kota meskipun ada penambahan sirkuit permanen di kalender.

Kejuaraan mobil listrik ini didirikan pada tahun 2014 dengan tujuan membawa olahraga otomotif kepada para penggemar, membedakan dirinya dari Formula 1, yang sebagian besar mengadakan balapan di sirkuit terpencil yang dibangun khusus.

Suatu pendekatan yang telah sukses memperlihatkan Formula E menggelar balapan di beberapa wilayah metropolitan terbesar di seluruh dunia, termasuk New York, London, Tokyo, dan Hong Kong.

Perubahan dalam Struktur Kalender

Namun, belakangan ini terlihat adanya pergeseran dalam struktur kalender, dengan Jarama dan Shanghai bergabung dengan Mexico City sebagai tiga sirkuit permanen dalam jadwal 2025-26.

Kedatangan mobil Gen4 yang lebih cepat dan lebih kuat di akhir tahun diharapkan akan mempercepat pergeseran tersebut. Dipahami bahwa balapan jalanan di sekitar London ExCel akan dihentikan untuk mengutamakan tempat lain di Britania Raya.

Komitmen Urban Locations

Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo, menerima bahwa semakin sulit bagi serial ini untuk balapan di sirkuit jalanan murni yang sepenuhnya berada di jalan umum. Namun, dia menegaskan bahwa serial ini akan terus memprioritaskan lokasi urban, dengan Berlin Tempelhof dan Miami Autodrom menjadi contoh utama dari arah yang ingin dikejar.

“Kami belum mengubah DNA kami. Kami masih berpikir bahwa kami perlu mencari lokasi-lokasi ini di pusat kota,” kata Longo.

“Masalahnya adalah balapan jalanan semakin menantang karena kecepatan dan daya dorongan mobil ini.

“Jadi apa yang kami coba temukan lebih dan lebih adalah tempat seperti Tempelhof; tempat-tempat pribadi di mana Anda benar-benar dapat merancang lintasan sesuai dengan keinginan untuk memperlihatkan performa mobil ini. Itu adalah arah yang kami tuju, dan itu tidak berubah.”

Fokus pada Pasar Kunci

Longo menekankan bahwa tujuan utama Formula E adalah memastikan tetap hadir di pasar-pasar kunci, terlepas dari jenis tempat balapan yang diselenggarakan.

“Bagi kami, yang sangat jelas adalah bahwa kami perlu berada di pasar yang ingin kami tuju,” katanya. “Itu adalah prioritas utama. Jika saya harus berada di Britania Raya misalnya, saya akan berada di Britania Raya. Jenis sirkuitnya tidak akan [penting].

“Setelah kami pergi ke pasar, maka prioritas kedua adalah jenis tempat yang kami gunakan di pasar tersebut.”

Formula E dan Masa Depan Sirkuit Tokyo

Formula E pertama kali mencoba ke Jepang pada tahun 2024 dengan sirkuit sementara baru yang dibangun di sekitar Tokyo Exhibition Centre di Ariake.

Masa depan Sirkuit Jalanan Tokyo telah lama menjadi bahan perbincangan, dengan batasannya yang sempit membuat sulit untuk menampung mobil Gen4 tanpa perubahan signifikan.

Longo menyatakan keyakinannya tentang venue sekarang tetap dipertahankan untuk musim 2026-27. “Kontrak dengan Tokyo berakhir pada akhir musim ini, mereka bersedia melanjutkan,” ujarnya.

“Kami telah berdiskusi panjang lebar dengan FIA mengenai sirkuit tertentu tersebut. Kami ingin mencapai kompromi untuk memperlihatkan teknologi terbaik di mobil-mobil ini, namun tetap setia pada prinsip-prinsip kami, balapan sebanyak mungkin di lokasi pusat kota.

“Tokyo memenuhi semua syarat. Kota yang bersemangat, salah satu lima terbaik di dunia, dan balapan malam. Jelas, ini sulit untuk ditinggalkan, dan kami berharap dapat melanjutkan di sana.”

Source link