Racing Bulls Kena Denda €30,000 karena Insiden Liam Lawson
Pemberian denda €30,000 terhadap Racing Bulls setelah insiden Liam Lawson tidak hanya berdampak pada finansial tim, tetapi juga menyoroti kebijakan FIA terkait persyaratan Sistem Pelonggaran Kopling (CDS) dalam F1. Insiden tersebut terjadi saat sesi latihan di GP Kanada yang akhirnya harus dihentikan.
Insiden Lawson Mengganggu Kegiatan di Sirkuit Gilles Villeneuve
Lawson mengalami masalah h >hidrolik dalam waktu 10 menit setelah sesi latihan dimulai. Namun, marshals tidak bisa langsung mengevakuasi mobilnya. Sirkuit Gilles Villeneuve yang berukuran lebih kecil membuat evakuasi mobil yang mogok menjadi sulit. Meskipun setiap mobil harus dilengkapi dengan CDS, namun pada kasus ini, aktivasi sistem tersebut gagal.
FIA Tegur Racing Bulls karena CDS Gagal Berfungsi
Menurut pernyataan FIA, regulator tersebut menyoroti perihal desain CDS di mobil Racing Bulls, terutama fitur dual-function yang juga mengurusi sistem anti-stall. Peraturan FIA menekankan penggunaan CDS hanya untuk melepaskan kopling ketika mobil berhenti dan mesin mati. Namun, pada insiden ini, CDS tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga sesi harus dihentikan.
Hanya waktu yang akan menentukan apakah Racing Bulls akan memperbaiki desain CDS mereka atau mengambil risiko serupa di masa depan. Kesalahan ini mengingatkan seluruh tim F1 akan kepatuhan mereka terhadap peraturan teknis yang berlaku.





