Fakta Mencengangkan: Smartwatch Kopilot ATR dan Kepala Basarnas

by -27 Views

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa rekaman langkah kaki yang terdeteksi pada “smartwatch” milik Kopilot Pesawat ATR 42-500, Muhammad Farhan Gunawan, sebenarnya adalah rekaman dari beberapa bulan lalu ketika ia berkunjung ke Yogyakarta. Hal ini disampaikan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta pada Selasa, 20 Januari 2026. Dalam upaya pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Pangkep, Basarnas terus bekerja keras dalam memanfaatkan periode krusial pencarian. Tim SAR harus menghadapi tantangan kondisi medan yang ekstrem, seperti tebing curam berkedalaman 500 meter dan cuaca yang tidak bersahabat. Meskipun demikian, Syafii meminta masyarakat untuk mendoakan keselamatan tim SAR yang sedang berjuang keras dalam operasi pencarian dan evakuasi korban. Selain itu, keluarga juga telah diminta untuk memahami bahwa rekaman langkah kaki pada smartwatch merupakan dari beberapa bulan lalu, bukan selama operasi pencarian ini. Semua pihak berharap agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan selamat.

Source link