Marc Marquez bukanlah pembalap yang asing dengan kecelakaan di lintasan. Namun, dalam tahun keduanya bersama Ducati, terjadi perubahan yang cukup signifikan. Dalam balapan ke-15 di Montmelo, Marquez hanya mencatatkan sembilan kecelakaan, jumlah yang jauh lebih sedikit dari musim sebelumnya bersama tim Gresini. Di tengah klasemen kecelakaan, Marquez bahkan tidak lagi menempati posisi teratas, melainkan ada 10 pembalap lain yang lebih sering mengalami kecelakaan darinya.
Perubahan ini menjadi sangat mencolok di musim 2025, dengan Marquez kini memiliki jumlah kecelakaan yang lebih sedikit dibanding beberapa rekan setimnya. Meskipun terjadi insiden terakhir di Brno sebelum jeda musim panas, Marquez berhasil mengimbangi dengan kemenangan dan penampilan cemerlang di lintasan. Dengan jumlah kemenangan ganda yang diraihnya, Marquez kini unggul 175 poin dari pembalap terdekatnya di Kejuaraan Dunia.
Prestasi Marquez di MotoGP musim ini memberikan harapan akan potensi gelar juara ketujuh. Dengan raihan 185 poin lebih tinggi dari rivalnya, Marquez akan memiliki kesempatan untuk meraih gelar tersebut di seri-seri terdekat. Dukungan tim punt memainkan peran penting dalam performa Marquez, yang semakin percaya diri dalam menghadapi musim kedua bersama Ducati.
Dengan adaptasi yang semakin baik, Marquez disebut lebih dapat diandalkan di paruh musim kedua. Tim Honda yakin Marquez mampu tampil maksimal, terutama ketika mengendarai motor terbaiknya. Kemampuan balap Marquez yang kini semakin mumpuni membuat orang-orang yang meragukan dirinya mulai meyakini potensinya. Dengan penampilan yang semakin menonjol, Marquez semakin dekat dengan gelar juara yang diincarnya.





