Industri kreatif Indonesia kembali meraih prestasi yang membanggakan dengan drama mini “Pura-Pura Nikah” yang berhasil memenangkan penghargaan Asian Academy Creative Awards 2025 di Singapura sebagai National Winner for Best Director. Hal ini menunjukkan bahwa konten lokal Indonesia mampu bersaing secara global dengan format yang segar dan inovatif. Sutradara dan produser “Pura-Pura Nikah”, Sharad Sharan, menganggap prestasi ini sebagai tonggak penting bagi industri film digital tanah air.
Dengan total 75 episode berdurasi singkat, masing-masing maksimal 2,5 menit, “Pura-Pura Nikah” menjadi inovator dalam genre microdrama yang sesuai dengan tren konsumsi konten digital saat ini. Penghargaan di Singapura menjadi tambahan atas kemenangan sebelumnya di AsiaContent Awards 2025 di Taipei, Taiwan, di mana drama ini juga meraih penghargaan sebagai microdrama terbaik.
Sharad menekankan bahwa inovasi digital menjadi kunci keberhasilan karya lokal untuk menembus pasar global. Dengan kerja sama tim, para aktor, dan kru, Harapannya adalah prestasi ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak cerita Indonesia untuk hadir di panggung dunia.
“Pura-Pura Nikah” dapat dinikmati secara penuh di platform digital Vidio, sementara beberapa episode juga tersedia di kanal YouTube untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Prestasi drama ini adalah bukti bahwa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di industri perfilman global.





