Marco Bezzecchi, pembalap Italia yang menonjol di MotoGP 2025, telah menarik perhatian Direktur Teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini. Sterlacchini membandingkan pendekatan dan fokus Bezzecchi dengan mentor juara tujuh kali MotoGP, Valentino Rossi. Bezzecchi, yang berhasil mencatat enam podium, tiga pole position, dan meraih kemenangan di GP Inggris, telah menunjukkan potensi yang sangat mengesankan.
Meskipun Bezzecchi mengalami insiden di Mandalika yang membuatnya gagal meraih kemenangan, ia tetap menjadi pembalap non-Ducati teratas di kejuaraan. Sterlacchini memuji kombinasi humor, disiplin, dan wawasan teknis yang dimiliki Bezzecchi, dan melihat persamaannya dengan Rossi. Sterlacchini mengungkapkan bahwa, meskipun terlihat lucu dan unik, Bezzecchi sangat serius dan profesional dalam bekerja, menunjukkan kesamaan dengan cara Rossi bekerja.
Bezzecchi mulai menunjukkan bakatnya saat bersama tim VR46 pada 2023, dan setelah bergabung dengan Aprilia pada 2024, banyak yang meragukan keputusan tim. Namun, Sterlacchini yakin bahwa Aprilia membuat pilihan yang sangat bagus dengan mendukung dan percaya pada Bezzecchi, meski performanya sedikit menurun karena faktor teknis.
Dengan empat putaran tersisa di musim, Bezzecchi masih terus berjuang untuk mempertahankan posisinya di klasemen pebalap. Dengan potensi yang dimilikinya dan dukungan dari tim, Bezzecchi berusaha keras untuk meraih hasil yang terbaik di sisa musim ini. Sebagai calon bintang masa depan MotoGP, Bezzecchi menunjukkan kemampuannya dan tekadnya untuk bersaing di kancah balap dunia.





