Pria asal Batujajar, Hendrik Irawan, menjadi viral di media sosial setelah mengklaim mendapatkan penghasilan hingga Rp6 juta per hari. Pengakuan ini memicu reaksi keras dari warganet, terutama setelah video dirinya berjoget diunggah di akun TikTok pribadinya. Video tersebut dikatakan diambil di kantor pusat Badan Gizi Nasional, di mana Hendrik terlihat menari dengan penuh kegembiraan sambil berinteraksi dengan pengikutnya di kolom komentar. Namun, ungkapan nominal pendapatan harian Hendrik malah menimbulkan spekulasi publik, dengan banyak yang menganggap angka tersebut tidak masuk akal untuk seorang mitra program MBG. Banyak asumsi muncul, termasuk dugaan bahwa pendapatan Hendrik berasal dari program sosial pemerintah, yang akhirnya menyebar narasi negatif di berbagai platform media sosial. Tindakan Hendrik ini dianggap tidak etis oleh sebagian warganet, karena dianggap sebagai pamer penghasilan di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Merasa menjadi sasaran hujatan, Hendrik akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan dua akun media sosial ke polisi atas penyebaran video tanpa izin dan caci maki. Hendrik mengakui bahwa tekanan mental akibat tudingan yang beredar membuatnya memutuskan untuk melapor ke Polres Cimahi. Seperti yang dilaporkan oleh fajar.co.id pada Senin (23/3/2026), Hendrik merasa bahwa ada akun Instagram yang secara membabi buta mencaci maki dirinya.
Dihujat Viral, Mitra MBG Hendrik Laporkan Polisi: Rp6 Juta Sehari





