Dialog Rakyat di Cibinong: Ricky Kurniawan Mendengar Langsung Keluhan Soal BPJS dan Bantuan Pendidikan
Suasana hangat dan penuh keterbukaan terasa dalam kegiatan “Dialog Rakyat” yang diadakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc di Cibinong, Kabupaten Bogor. Acara ini merupakan bagian dari agenda reses yang menghadirkan puluhan warga dari berbagai kalangan untuk berdialog langsung dengan wakil rakyat mereka.
Warga, sejak awal acara, tampak antusias menyampaikan beragam persoalan, terutama mengenai BPJS Kesehatan dan Program Indonesia Pintar (PIP). Masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengaktifkan BPJS Kesehatan dan minimnya sosialisasi terkait PIP. Selain itu, masalah pelayanan publik seperti bantuan sosial yang tidak merata dan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu juga menjadi sorotan dalam dialog tersebut.
Dalam suasana yang cair dan partisipatif, warga aktif memberikan masukan dan keluhan yang dicatat oleh tim reses DPRD Jabar yang turut hadir mendampingi Ricky. Menyambut baik keterbukaan warga, Ricky menegaskan bahwa dialog seperti ini sangat penting untuk menghubungkan suara masyarakat dengan lembaga legislatif sebagai wakil mereka di tingkat provinsi.
Selain mendengarkan aspirasi warga, Ricky juga menekankan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan menjadi fokus utama dalam hasil reses kali ini. Pelayanan dasar seperti BPJS dan PIP harus dijamin negara sebagai hak masyarakat, bukan sekadar fasilitas tambahan. Aspirasi yang disampaikan dalam dialog ini akan disuarakan dalam rapat paripurna DPRD untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Dialog berlangsung dalam suasana kekeluargaan di mana setiap warga diberikan kesempatan untuk berbicara tanpa sekat formal. Pendekatan seperti ini dianggap penting oleh Ricky agar masyarakat merasa didengarkan sepenuh hati. Kegiatan berakhir dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi antara warga dan pemerintah, dengan harapan setiap persoalan yang dihadapi masyarakat dalam layanan publik dapat segera mendapat solusi yang adil.





