Kabar mengenai Helmut Marko akan mengakhiri peran sebagai penasihat utama Red Bull di Formula 1 menyebar di Sirkuit Yas Marina. Pembicaraan dengan manajemen Red Bull di Abu Dhabi menghasilkan konfirmasi resmi pada hari Selasa, mengakhiri era Marko setelah lebih dari 20 tahun. Penasihat tersebut menyatakan pensiun, disayangkan oleh Oliver Mintzlaff, karena faktor-faktor tertentu, termasuk pengambilalihan operasi F1 oleh perusahaan induk Austria. Perubahan ini diharapkan membawa ketenangan bagi tim F1 Red Bull dan di area lain seperti penunjukan kepala humas baru. Marko juga terlibat dalam penunjukan pengemudi, dengan kontroversi terkait Alex Dunne yang memutuskan kontraknya dengan McLaren. Terlepas dari itu, Marko tetap memiliki peran yang berpengaruh dalam kelangsungan program Red Bull.
Pertanyaan mengenai masa depan Max Verstappen dalam Red Bull juga muncul setelah kepergian Marko. Dari loyalitas Verstappen terhadap Marko yang dapat membawa implikasi lebih lanjut, keduanya telah secara teratur mendukung satu sama lain di lintasan F1. Meskipun spekulasi tentang hubungan Verstappen dan Red Bull, komitmen penuh dari pihak perusahaan disepakati. Verstappen sendiri menyatakan kebahagiaannya dalam tim dan fokusnya terhadap performa pada tahun-tahun mendatang. Rekam jejak impresif Marko selama berada di Red Bull juga memberikan pandangan kemungkinan arah baru bagi tim tanpa keberadaannya. Perubahan di dalam Red Bull, termasuk masalah kontrak dan struktur kepemimpinan, masih perlu disorot untuk jangka panjang. Selain itu, penilaian ulang performa Red Bull di era F1 yang baru menjadi faktor kunci bagi masa depan Verstappen yang sedang berjuang di kompetisi.





