O’Ward Terus Menemukan Konsistensi di Tengah Perubahan Arrow McLaren
Pato O’Ward dari Arrow McLaren terus menunjukkan konsistensi, tetapi belum menemukan cukup kecepatan untuk bertarung memperebutkan kemenangan atau bahkan berdiri di podium. Pembalap asal Meksiko berusia 27 tahun itu telah memberikan enam kali finish di lima besar dalam delapan balapan musim ini, sehingga berada di peringkat kelima dalam klasemen kejuaraan Seri IndyCar, hanya enam poin di belakang rekan setimnya, Christian Lundgaard.
Situasi Tantangan Dari Berbagai Sisi
Bukan hanya Alex Palou dari Chip Ganassi Racing yang terus meraih kemenangan, dengan empat kemenangan sejauh ini, namun tim seperti Andretti Global telah mengambil langkah maju signifikan. David Malukas telah menjadi pembalap terbaik untuk Team Penske meskipun merupakan pembalap termuda.
Namun demikian, O’Ward mengalami beberapa masalah, mulai dari kru pit barunya, hingga masalah seperti drag rem yang “terasa seperti parasut” dalam Indianapolis 500. Masalah lainnya adalah insiden mesin dari Chevrolet yang membuat tim yang menggunakan mesin tersebut kesulitan di balapan Detroit pekan lalu. Honda menyapu bersih podium dan O’Ward menjadi pembalap Chevrolet dengan posisi tertinggi di urutan keempat.
Transformasi Arrow McLaren
Arrow McLaren saat ini berada dalam tahap “transformasi” setelah beralih ke markas barunya di musim panas lalu. Hal ini memberikan tim yang dipimpin Tony Kanaan kesempatan untuk membangun berbagai elemen di dalam tim, daripada mengoutsourcing-nya.
“Dengan transformasi, kita juga bisa berharap ada beberapa area yang mungkin akan sedikit bermasalah untuk sementara waktu,” kata O’Ward. “Saya pikir saat ini kami berada dalam tahap transformasi itu, makanya kadang bisa terasa seperti, ‘Hey, saya merasa kami sudah mundur.’”
Pekan ini akan menjadi ujian nyata bagi Arrow McLaren di Balapan Bommarito 500 di World Wide Technology Raceway, trek di mana O’Ward memiliki lima kali naik podium, termasuk empat kali sebagai runner-up dalam tujuh balapan karirnya.
Dengan selisih 107 poin dari pimpinan klasemen, Alex Palou, sang juara bertahan, O’Ward tahu bahwa dia harus mulai mengejar keberhasilan di akhir pekan balapan sekarang jika ingin bersaing merebut gelar juara.
“Kami harus memaksimalkan setiap akhir pekan,” ungkap O’Ward. “Mereka jelas sudah melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dari kami hampir di setiap tempat. Itu jelas tidak akan cukup jika kami ingin memiliki kesempatan meraih gelar juara.”
Sumber: Disini





