Charles Leclerc’s Steering Wheel Software Change at Ferrari

by -51 Views

Keunggulan Charles Leclerc di Balik Kemenangan di Grand Prix Inggris

Akhir pekan lalu, kemenangan Charles Leclerc di Grand Prix Inggris hampir menjadi momen kelegaan bagi dirinya. Leclerc sedang mencari jawaban atas perubahan set-up yang diperkenalkan setelah sprint untuk mendapatkan kembali feeling yang hilang dengan SF-26. Kemenangan ini memiliki makna yang lebih dalam daripada senyumnya di podium, karena pandangan matanya tertuju pada sebuah piala yang hampir dirasakan berat olehnya melewati beberapa pekan sulit belakangan ini.

Beradaptasi dengan Perubahan Teknis Tahun Ini

Tahun ini merupakan tahun revolusi teknis, dan beradaptasi dengan regulasi baru tidaklah mudah, bahkan bagi para pembalap. Menjelang pertengahan musim, aturan baru terus memaksa dinamika berkendara yang terasa hampir tidak alami, seperti mematikan mesin sebelum garis finis untuk mengatur daya listrik, seperti yang dilakukan Mercedes di Silverstone.

Sebuah momen penting lainnya adalah perubahan pendekatan Leclerc terhadap perangkat lunak setir. Ini merupakan revolusi signifikan, karena sejak tahun pertamanya di Ferrari hingga akhir musim lalu, Leclerc selalu mempertahankan konfigurasi yang sama, kecuali penyesuaian minimal.

Perubahan Signifikan pada Setir 2026

Perubahan signifikan pertama terjadi pada tata letak informasi. Sementara hingga tahun lalu data dipresentasikan dengan jelas dan sangat terlihat, sekarang telah direorganisasi sepenuhnya: banyak parameter, seperti kecepatan, RPM mesin, putaran yang sudah dan yang masih tersisa, atau keseimbangan rem, telah dipindahkan ke kiri dalam kotak-kotak kecil.

Leclerc terus menggunakan layout yang sama hingga akhir 2025 dan juga diadopsi oleh Carlos Sainz selama beberapa tahun di Maranello, dengan penyesuaian minimal untuk menyesuaikan susunan beberapa elemen sesuai preferensinya.

Sistem yang menunjukkan kepada pembalap berapa lama mereka bisa menggunakan peningkatan tenaga juga telah diubah. Ada sekarang lima titik merah kecil yang membantu pembalap melacak berapa lama mereka bisa mengaktifkannya, mengingat peningkatan tenaga cenderung menggunakan banyak energi dalam beberapa detik.

Indikator Turbo untuk Start Balapan

Jelas bahwa start balapan juga memainkan peran penting dalam kemenangan di Silverstone. Pilihan teknis Ferrari dan optimisasi elektroniknya telah membuat SF-26 menjadi salah satu mobil yang paling efektif saat start sejak balapan pembuka di Melbourne, yang sangat penting untuk memastikan kinerja konsisten di fase di mana banyak rival kesulitan.

Tanpa dukungan MGU-H dan dengan pembatasan motor listrik dari penyebaran di bawah 50 km/jam, mengaktifkan turbo dan membawanya ke kisaran RPM operasional yang tepat telah menjadi jauh lebih kompleks tahun ini.

Selain itu, ada sistem indikator dengan skala persentase hingga 100% dan sistem tiga warna (merah, putih, dan hijau, dengan hijau menunjukkan bahwa turbo sudah siap) yang digunakan Ferrari untuk memastikan pembalap selalu tahu apakah sistemnya berada dalam kisaran yang benar sebelum peluncuran, terutama mengingat seberapa vital aspek ini tahun ini.

Source link