Carlos Sainz Menyegarkan Diri Sebelum Bertarung di Monaco Grand Prix
Sebelum menghadapi tekanan di lintasan balap Monaco Grand Prix, Carlos Sainz justru menemukan momen kedamaian dengan menjalani ritual favoritnya. Atlet dengan tuntutan fisik dan mental tinggi ini tak melewatkan kunjungan ke kedai es krim legendaris di Monaco.
Ritual Manis Sebelum Bertarung
Carlos Sainz, bersama tim Atlassian Williams Racing, tiba di Monaco pada tanggal 2 Juni 2026 untuk mempersiapkan diri menjelang balapan bergengsi tersebut. Namun, fokusnya bukan hanya pada mobil balap, melainkan juga pada kedai gelato favoritnya.
Menurut Sainz, kunjungan ke kedai es krim tersebut memiliki makna yang dalam baginya. Ia bahkan mengajak siapapun yang mendampinginya ke Monaco untuk menikmati es krim di tempat tersebut. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kunjungan balapnya di Monaco.
Kedai Gelato Favorit Carlos Sainz
Santo Gelato Monaco, yang terletak di kawasan Place d’Armes, merupakan tempat di mana Sainz merasa betah dan tenang sebelum menghadapi tantangan di lintasan balap. Di sana, ia selalu memesan pistachio, dengan pilihan rasa kedua yang berbeda setiap kali.
Pada kunjungan terbarunya, Carlos Sainz memilih pistachio dan yogurt sebagai kombinasi es krim favoritnya. Meski sering mencoba varian rasa baru, pistachio tetap menjadi pilihannya yang konsisten sehingga ritual menyegarkan diri ini tetap berkesan bagi Sainz.
Dengan mengambil sedikit waktu untuk menikmati es krim di kedai favoritnya, Carlos Sainz menunjukkan bahwa dalam kehidupan seorang atlet profesional, keseimbangan antara fisik, mental, dan kebahagiaan juga memegang peranan penting.





