Benarkah Orangtua Bisa Membuat Pasangan Kehilangan Cinta?

by -143 Views

Kehidupan sebagai orang tua sering dianggap sebagai puncak kebahagiaan bagi banyak pasangan. Namun, di balik semua kebahagiaan itu, ada pergeseran yang tidak selalu mudah dalam cara mereka mencintai satu sama lain. Penelitian psikologi yang dilakukan selama beberapa dekade memberikan hasil yang saling bertolak belakang tentang pengaruh memiliki anak terhadap hubungan romantis.

Ada studi yang menunjukkan bahwa memiliki anak justru mempererat ikatan antara pasangan karena tanggung jawab yang mereka emban bersama. Namun, ada juga temuan yang menyebutkan bahwa pasangan tanpa anak cenderung memiliki hubungan yang lebih stabil tanpa beban emosional, kelelahan permanen, dan tekanan finansial.

Untuk mengungkap kebingungan ini, terdapat studi lintas budaya terbesar yang dilakukan oleh ilmuwan dari Universitas Wroclaw, Polandia. Mereka menganalisis data dari lebih dari 3.100 partisipan di 25 negara yang mengisi Sternberg Triangular Love Scale, alat untuk menilai tiga komponen cinta romantis: keintiman, gairah, dan komitmen. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan dengan anak memiliki tingkat cinta romantis yang lebih rendah dibandingkan dengan pasangan tanpa anak.

Professor ilmu psikologi di MSH Medical School, Hamburg, Sebastian Ocklenburg menyatakan bahwa menjadi orang tua dapat menguji kedekatan emosional antarpasangan karena tekanan finansial, kurang tidur, dan kelelahan emosional yang menyertainya dapat menurunkan rasa kedekatan dan daya tarik fisik. Namun, dia juga menekankan bahwa menjaga cinta setelah memiliki anak adalah proses yang membutuhkan kesadaran dan usaha. Menjaga keinginan untuk tetap saling mendekat di tengah kelelahan menjadi kunci utama dalam menjaga hubungan romantis.

Source link