Pepe Martí telah mengikuti tiga balapan Formula E 2025-2026 dan menunjukkan grafik yang meningkat. Setelah debut yang sulit, pembalap Spanyol itu berhasil meraih poin di dua balapan berikutnya. Beberapa waktu lalu, ia menghadiri sejumlah media, termasuk Motorsport.com, dalam acara di CUPRA City Garage Madrid, sebelum berangkat ke Jeddah untuk putaran ganda pertamanya. Ketika ditanya apakah dia sudah mengesampingkan mimpinya untuk membalap di Formula 1, Pepe Martí menjelaskan bahwa saat ini ia sangat senang dengan posisinya di CUPRA dan timnya memberikan dukungan luar biasa yang belum pernah ia terima sebelumnya. Dia melihat masa depannya dalam kejuaraan ini untuk tahun depan dan beberapa tahun ke depan.
Di CUPRA Kiro, Pepe Martí menjadi pembalap yang paling aktif di media sosial bersama rekan setimnya Dan Ticktum, menggabungkan peran pembalap dengan peran aktor yang sangat disukainya. Ia menikmati waktu di tim tersebut dan mengakui betapa pentingnya tidak hanya mengemudi tetapi juga berbicara di depan media dengan tepat. Bersamaan dengan menjaga karakter agresif di lintasan yang merupakan tanda khas pembalap hebat. Ketika diminta untuk merangkum tiga bulan pertamanya, Pepe Martí mengakui bahwa meskipun tampil baik, masih ada tantangan yang dihadapi di setiap balapan.
Salah satu hambatan terbesar bagi Pepe Martí adalah hukuman yang diberikan setiap kali ia melakukan kesalahan selama putaran kualifikasi. Ia menyadari betapa setiap kesalahan kecil dapat berdampak besar pada hasilnya dalam kejuaraan yang memiliki sirkuit-sirkuit dengan panjang yang relatif pendek. Meskipun mengalami kesulitan, Pepe Martí terus belajar dan berkembang dari balapan ke balapan, dengan dukungan penuh dari tim dan para penggemarnya. Pada akhirnya, setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh dan menjadi lebih baik di lintasan, dan Pepe Martí siap menghadapi apapun yang terjadi di masa depan.





